Home / Berita Utama / ISEI UIN SUSKA RIAU MENDUKUNG DAN BERKOLABORASI DALAM KEBANGKITAN EKONOMI KREATIF

ISEI UIN SUSKA RIAU MENDUKUNG DAN BERKOLABORASI DALAM KEBANGKITAN EKONOMI KREATIF

Bersempena dengan pelaksanaan kegiatan pelantikan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) komisariat UIN Suska Riau adakan webinar yang bertaraf Nasional dengan tema “Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Wisata Halal Pada Masa Pandemi Covid-19”. Yang dilaksanakan pada Rabu (04/08/2021) yang  dipusatkan pada Auditorium lantai V gedung Rektorat UIN Suska Riau yang dilaksanakan secara online.

Dalam Webinar ini antusias peserta sangat luar biasa kerna melebihi dari target panitia mendekati hampir 2000 peserta dan disi oleh  beberapa  narasumber yang handal dibidangnya, serta acara dipandu oleh ketua ISEI yang baru dilantik yakni Darnilawati, SE, M. Si , untuk narasumber sesi pertama Roni Rakhmat,S.STP,M.Si (Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau) dengan tema  “Potensi Ekonomi Kreatif dan Wisata halal di Riau”.

Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa  paradigma baru dalam  pariwisata  masa pandemi antara lain  : Pertama Lingkungan, Menjaga Keseimbangan Ekosistem, Pelestarian SDA, Mempertahankan Sistem Air dan Kesuburan Tanah, Kedua Komunitas: Meningkatkan partisipasi publik dalam pengelolaan destinasi, Memperkuat kearifan local, Ketiga Ekonomi : Pengembangan usaha mikro, Penciptaan lapangan kerja, Peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah, Keempat  Tata kelola: Inovasi, Kolaborasi stakeholder, Teknologi dan memberdayakan birokrasi.

Semenjak dimasa Pandemi Covid-19 Strategi Pariwisata di Provinsi Riau diantaranya : Akomodasi, Atraksi Wisata, Sertifikasi, SDM Pariwisata dan Pengaturan waktu dibuka dan ditutupnya lokasi tertentu. Hasil ROAD MAP KEMENTRIAN : Pengembangan Ekonomi kreatif di Provinsi Riau memiliki potensi keunggulan dibidang Subsektor Ekonomi Kreatif yaitu kuliner ,seni pertunjukan,kerajinan tangan (kriya), Fesyen, Music dan Film, Animasi serta Video. Sedanghkan arah kebijakan dan pengembangan ekonomi Kreatif diprovinsi Riau didasarkan pada pengembangan sasaran dan strategi ekonomi kreatif yang berlandaskan keunggulan kompetitif daerah provinsi Riau.

pada saat ini Riau peringkat 3 destinasi wisata halal di indonesia versi indonesia muslim travel indeks (imti) . Riau menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas pariwisata halal. Indonesia telah mencapai posisi teratas di indeks melalui upaya berkelanjutan untuk berinvestasi dalam industri pariwisata dan perjalanannya, dan mengembangkan infrastruktur ramah turis muslim.

narasumber  sesi kedua : Assc,Prof. Dr. Hj. Okfalisa,ST, M.Sc (Kepala PTIPD UIN Suska Riau) dengan tema” Memanfaatkan Informasi  Teknologi dalam  pemberdayaan  Ekonomi Kreatif pada Masa Pandemi Covid -19 di Riau.”

UMKM memiliki peranan yang sangat penting dalam  perekonomian Negara terutama sekali bisa dilihat dieropa,data pada tahun 2017 dan 2019,secara jumlah UMKM  bisa mencapai  99,8% ,ini merupakan sesuatu jumlah yang sangat besar.UMKM juga memiliki kontribusi yang besar terhadap value added disuatu negara diEropa bisa  mencapai 56,8%,dan penyerapan tenaga kerjanya mencapai 66,4%..Sedangkan diIndonesia pada tahun 2015 sebanyak 58 juta dan diperkirakan mencapai 63 juta ditahun 2019. Dalam kesiapan digitalisasi UMKM meliputi Pemarasan : pemanfaatan teknologi memenuhi peluang pasar, Management : Transfarsi digital dalam aktivitas managemen, Micro invironment : Adopsi teknologi, kebutuhan pasar, regulasi ,penetapan harga dan perizinan, Macro invironment : Faktor ekternal.. Semua itu bisa  melalui peranan teknologi informasi seperti Website, Sosial media, platform bisnis otomatis sebagai digital marketing untuk branding, promosi , dan kebutuhan pasar.

narasumber sesi ketiga : Ir. H. Kamrussamad, S.T., M.Si. (Komisi XI DPR RI, Founder Kahmi Preneur) dengan tema “Kebijakan DPR RI Komisi XI Terkait Ekonomi Kreatif .Tantangan terbesar yang kita hadapi saat ini adalah krisis kesehatan dimana kurvanya masih up and down tapi masih di atas rata-rata, jadi kondisi saat ini masih lebih buruk dibanding dengan tahun lalu. Akibat kondisi covid-19 ini berdampak terhadap ekonomi nasional, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami koreksi yang cukup tajam. Secara nasional posisi kita berada di 0,74. Ada beberapa sektor yang tumbuh selama masa pandemi ini dan juga ada beberapa sub sektor andalan ekonomi kreatif di Indonesia dengan sumbangan terbesar terhadap PDB yaitu, fashion, kriya, kuliner, film dan tiga subsektor prioritas ekonomi kreatif yaitu musik, aplikasi dan game. Dukungan dari DPR dalam masa pandemi sudah diberikan baik dalam bentuk subsidi Bunga UMKM  KUR dan Non KUR, bantuan bagi pelaku usaha mikro, penjaminan modal kerja UMKM, penempatan dana. Pada saat pemberlakuan PPKM  level 4 pemerintah terus mencoba melaksanakan kebijakan perlindungan sosial dan berharap agar UMKM jadi lebih kreatif dan inovativ dalam menyesuaikan kondisi pandemi saat ini. ”Yang paling penting untuk  seorang pemimpin adalah tentukan purpose of life karena waktu kita sangat terbatas, miliki sense of misson yaitu menempatkan kepentingan yang lebih mulia di atas kepentingan diri dan pertahankan values, values yang kokoh harus dimulai dari keselarsan kata dan perbuatan para pemimpin ” tegas Kamrussamad.

narasumber  pamungkas dan yang paling ditungu tunggu oleh peserta Webinar hari ini  yaitu : DR. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.A.,M.B.A (Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif RI) dengan tema “Peningkatan Ekonomi Kreatif dan Wisata Halal Pada Masa Pandemi Covid-19”

Menurut beliau, peningkatan ekonomi kreatif 17 sub sektor wisata halal pada masa pandemi Covid-19, wisata halal ini sedang dikembangkan dan di fokuskan pada penambahan pelayanan extension of service dengan konsep me to have, good to have and nice to have. Tahun 2018 indonesia sudah menempati posisi ke-9 di dunia ke-3 di asia dan ke-1 di asia tenggara dari segi world travel tourism council index. Untuk kedepannya wisata tidak hanya mengacu pada halal  akan tetapi juga baik. Yaitu baik dari segi kebersihan, kesehatan, keselamatan dan keberlanjutan dari segi lingkungan hidup. Total potensi wisata halal di indonesia sangat luar biasa, untuk itu mari kita dukung konsep berwisata di Indonesia saja. “Saya yakin ISEI UIN Suska Riau akan mendukung dan berkolaborasi dalam kebangkitan ekonomi kreatif sehingga akhirnya bisa bertahan dan membuka lapangan kerja, mari bangkit di saat sulit” ujar Sandiaga.

Diakhir acara diadakan tanya jawab melalui komen –komen peserta webinar yang diacak oleh panitia dan pertanyaan yang terpilih akan mendapatkan gift yang menarik dari panitia webinar.

 

Sumber : www.uin-suska.ac.id

About admin